Kota Malang

Kota Malang

Kota Malang Paris of East Java

Kota Malang adalah sebuah kota yang terletak di Provinsi Jawa Timur, Indonesia, kota terbesar kedua di Jawa Timur setelah Surabaya, dan kota terbesar ke-12 di Indonesia. Kota ini didirikan pada masa Kerajaan Kanjuruhan dan terletak di dataran tinggi seluas 145,28 km2 yang terletak di tengah-tengah Kabupaten Malang. Bersama dengan Kota Batu dan Kabupaten Malang, Malang merupakan bagian dari kesatuan wilayah yang dikenal dengan Malang Raya. Kota Malang dikenal baik karena dicap sebagai kota pendidikan. Kota ini memiliki berbagai perguruan tinggi terbaik seperti Universitas Brawijaya dan Universitas Negeri Malang. Selain itu, kota ini merupakan kota pariwisata karena alamnya yang menawan yang dikelilingi oleh pegunungan serta udaranya yang sejuk. Malang pun terkenal sebagai kota bunga karena banyaknya bunga yang menghiasi kota. Malang juga merupakan kota seni karena banyaknya kesenian khas dari kota ini, mulai dari tarian hingga pertunjukan.

Malang menyimpan berbagai peninggalan bersejarah. Kota ini menyimpan peninggalan masa Kerajaan Kanjuruhan hingga Belanda. Peninggalan Belanda pada umumnya berupa bangunan-bangunan kuno seperti Gereja Kayutangan yang berarsitektur gotik. Malang pun mengadakan berbagai acara untuk melestarikan cagar budayanya, salah satunya seperti Festival Malang Tempo Doeloe. Malang pun memiliki banyak peninggalan sejarah yang menjadi markah tanah seperti Tugu Malang (Alun-Alun Bundar).

Kampung warna-warni Jodipan
Kampung warna-warni Jodipan

Malang dikenal memiliki banyak sekali kampung tematik yang bernuansa pedesaan dan khas. Di antaranya, yang paling terkenal adalah Kampung Wisata Jodipan (Kampung Warna-Warni), kampung warna-warni pertama di Indonesia yang menjadi salah satu destinasi favorit di Malang. Selain itu, ada juga Kampung Tridi yang terletak di seberang Kampung Warna-Warni yang terkenal akan karya seni mural di dinding-dinding perumahannya, seperti Haji Lane di Singapura. Kedua kampung tersebut dihubungkan oleh sebuah jembatan kaca. Keduanya merupakan tempat selfie favorit para wisatawan. Selain itu, ada juga kampung wisata di Kota Malang yang terkenal akan keramahan lingkungannya dan kehijauannya. Di antaranya adalah Kampung Glintung Go Green (3G) yang terletak di Purwantoro dan Kampung Bamboo Mewek di Tunjungsekar. Keramahan lingkungan di Kampung 3G dapat dilihat dari penuhnya kampung oleh tanaman. Kampung 3G pun merupakan kampung konservasi air pertama di Indonesia. Sedangkan, Kampung Bamboo Mewek dianggap ramah lingkungan karena penuh dengan pohon dan bambu serta merupakan kampung konservasi.

Wisata Alam

Tumpak Sewu Lumajang
Tumpak Sewu Lumajang

Sebagai kota tujuan Wisata, Malang juga memiliki tempat wisata alam yang sangat memanjakan mata dan jiwa. Diantaranya,  Air Terjun Sumber Pintu, Airt Terjun Tumpak Sewu Lumajang, Pantai Sipelot, Pantai Balekambang, Sumber Air Krabyakan, Pantai Nyilep, Pulau Sempu dan masih banyak lagi wisata alam di kota malang yang akan memanjakan diri anda ketika berlibur di malang. Karena secara Geografis kota Malang dikelilingi  pegunungan, banyak juga wisata alam gunung yang dapat anda jelajahi. Bagi anda para pendaki professional maupun pemula, cobalah daki gunung yang ada di kota Malang seperi gunung Mahameru yang merupakan gunung tertinggi di pulau jawa, ada juga gunung Panderman, gunung Arjuno yang terkenal akan keidahannya oleh wisatawan domestic maupun manca negara, ada juga gunung Bromo yang sudah sangat terkenal dan masih banyak lagi gunung-gunung yang sangat indah dan eksotik yang mengelilingi kota malang yang bias anda jelajahi untuk memanjakan liburan anda.

Wisata Kuliner

Baso Malang
Baso Malang

Malang merupakan kota kuliner, terutama kuliner dengan harga terjangkau. Banyaknya kuliner berharga murah disebabkan oleh penduduk Kota Malang yang sebagian besar merupakan pelajar dan mahasiswa dari seluruh Indonesia.

Hidangankhas Malang, Jawa, Indonesia, hingga Eropa ada di Malang karena Malang merupakan kota multikultural. Dalam perihal makanan, Kota Malang juga dikenal memiliki banyak warung yang cukup legendaris dan telah bertahan lama hingga puluhan tahun. Toko-toko tersebut, antara lain Toko Oen yang berdiri sejak 1930, Warung Tahu Telur Lonceng yang berdiri pada awal 1900-an hingga disebut sebagai makanan zaman kolonial hingga milenial, dan Gerai Putu Lanang Celaket yang berdiri sejak 1935. Wisata kuliner di kota pun dicampuradukkan dengan Festival Malang Tempo Doeloe. Dalam festival tersebut, dijualah berbagai sajian kuliner zaman dahulu, mulai dari cenil, putu, sampai grendul. Jajanan zaman dahulu seperti tebugulali, dan kerupuk miller pun dijual pada festival tahun 2012. Gulali yang dijual bukan main-main karena gulali tersebut berupa gulali cetak sehingga bisa dibentuk-bentuk sebperti jagung, naga, ataupun bunga.

Wisata Budaya Kota Malang

Sebagai kota berbudaya, Malang pun memiliki kampung-kampung budaya. Kampung Budaya Polowijen adalah salah satunya. Kampung ini dianggap sebagai kampung budaya karena menyimpan dan menampilkan berbagai situs warisan budaya. Topeng malangan, makam Mbah Reni, pembuat topeng malangan pertama, dan Sumur Windu, tempat pemandian Ken Dedes di zaman dahulu. Kampung ini pun memiliki perpustakaan unik yang terletak di gazebo. Selain kampung tersebut, ada juga Kampung Topeng Malangan. Sesuai namanya, mulai dari gerbang menuju kawasan tersebut, pengunjungakan disambut ratusan topeng dengan aneka warna dan berbagai karakter seperti dalam kisah-kisah panji.

Sarana dan prasarana penunjang

Macito Bus
Macito Bus

Pada Februari 2015, Pemerintah Kota Malang meluncurkan sistem angkutan bus tingkat wisata bewarna hijau yang dinamai Bus Macito, singkatan dari Malang City Tour yang disediakan secara gratis dan khusus untuk para wisatawan. Bus ini beroperasi di Kota Malang dari depan gedung DPRD Malang dan rutenya melewati beberapa titik-titik penting di tiap sudut kota, di antaranya beberapa museum-museum penting, kawasan Jalan Ijen, wisata kuliner, dan sebagainya. Bus ini berkapasitas 40 penumpang dengan jatah keliling sebanyak tiga kali. Sarana penginapan untuk pariwisata di Malang sangat beragam, mulai dari hotel, apartemen, losmen, hingga rumah singgah yang tersebar di seluruh penjuru kota. Keberagaman ini didukung oleh kenyataan bahwa Malang merupakan tujuan wisata paling populer di Indonesia setelah Bali, Bandung, dan Yogyakarta. Hotel yang paling terkenal di kota adalah Hotel Tugu. Hal ini dikarenakan hotel sudah dikenal baik di kalangan wisatawan asing dan hotel ini sering memanjakan pengunjungnya dengan berbagai acara. Hotel terkenal lainnya adalah Hotel Pelangi karena hotel tersebut memiliki koleksi lukisan-lukisan Belanda.

Monumen dan tugu peringatan

Hasil gambar untuk monumen malang

Sebagai kota besar, Malang terlibat dalam berbagai peristiwa bersejarah yang terjadi di Indonesia. Untuk menandai peristiwa tersebut, dibangunlah berbagai monumen dan tugu peringatan. Malang itu sendiri banyak mengoleksi banyak monumen dan tugu peringatan yang melambangkan peristiwa bersejarah, sejarah prapenjajahan Malang, capaian Malang, dan lain-lain. Peristiwa-peristiwa bersejarah, terutama perjuangan kemerdekaanlah yang memiliki monumen terbanyak. Monumen-monumen tersebut, di antaranya Monumen Tugu Malang yang menandakan kemerdekaan dari Belanda, Monumen TGP (Tentara Genie Pelajar) yang dibangun untuk mengenang perjuangan para TGP, Monumen Pahlawan Tentara Republik Indonesia Pelajar (TRIP), monumen pengenangan para sosok pahlawan TRIP, Monumen Juang ’45 yang menandakan runtuhnya penjajahan, Monumen Hamid Rusdi yang mengenang Hamid Rusdi, Monumen Panglima Sudirman yang mengenang perjuangan Panglima Soedirman, Monumen KNIP Malang, monumen sejarah Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP), dan Monumen Melati (Monumen Kadet Suropati), monumen penghargaan terhadap sekolah darurat di awal pembentukan Tentara Keamanan Rakyat (TKR).

 

kota malang

Malang menyimbolkan berbagai hal melalui monumen-monumennya. Salah satunya adalah peningggalan bersejarah Indonesia, yakni Monumen Pesawat MiG-17 dengan kode NATO “Fresco” yang terletak di Jalan Soekarno-Hatta. Monumen ini merupakan simbol kekuatan AURI. Pesawat ini digunakan saat Operasi Trikora dan Konfrontasi. Selain itu, ada juga Monumen Patung Ken Dedes yang terletak di gerbang masuk Malang juga mengabadikan salah satu tokoh nasional, yaitu Chairil Anwar, seorang penyair. Ia diabadikan oleh Monumen Chairil Anwar yang terletak di Jalan Basuki Rahmat.

Untuk melambangkan sejarah Malang modern dan identitasnya, dibangun pula berbagai monumen. Monumen Adipura yang terletak di Jalan Semeru yang menandakan peraihan Adipura oleh Kota Malang. Sebagai Bhumi Arema, terdapat Monumen Singo Edan yang terletak di Taman Bentoel Trunojoyo dan Monumen Arema yang terletak di Jalan Lembang untuk melambangkan kebanggaan warga Malang, terhadap klub seak bolanya, Arema FC.

 

Hasil gambar untuk monumen malang

Malang merupakan kota destinasi wisata terlaris di Indonesia setelah Bali, Jogja dan Bandung. Dengan beragamnya destinasi wisata yang ada di Malang  kami https://rajatourmalang.com menawarkan kepada anda beragam Paket Tour Malang bagi anda yang ingin menjelajahi kekayaan yang ada di Malang. Kami akan memandu anda menikmati liburan anda di Malang dengan pengalaman yang takan pernah bisa anda lupaka. Kami pun menyediakan jasa Rental mobil Malang bagi anda yang membutuhkan kendaraan pribadi selama berada di Malang. Untuk itu silahkan hubungi kami di kontak tercantum.

Selamat menikmati liburan anda

Galery Malang :

Kampung Jodipan
Kampung Jodipan
Bromo Tengger Semeru
Bromo Tengger Semeru

coban Rondo

taman bunga Selecta Malang
taman bunga Selecta Malang
Pulau Sempu Malang
Pulau Sempu Malang
Pantai Banyu Anjlok
Pantai Banyu Anjlok
kota malang
Candi Jago Malang
kota malang
Hotel Tugu Malang
kota malang
The Onsen Hot Spring Resort
kota malang
Sego Resek
  • M Dava H

Leave a Reply

Close Menu